Cinta adalah energi paling dasar yang menggerakkan manusia untuk tumbuh, belajar, dan saling memahami. Dalam konteks pendidikan, cinta bukan sekadar perasaan lembut atau romantis, melainkan sikap sadar untuk memanusiakan manusia. Kurikulum Berbasis Cinta lahir dari kesadaran bahwa proses belajar tidak hanya berkaitan dengan transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, empati, dan tanggung jawab sosial. Cinta dalam pendidikan berarti menghadirkan ruang aman bagi setiap individu untuk berkembang sesuai potensi uniknya. Peserta didik yang belajar dalam suasana penuh cinta akan merasa dihargai, didengar, dan diterima. Dari perasaan inilah muncul keberanian untuk bertanya, mencoba, gagal, lalu bangkit kembali. Cinta mendorong pendidik untuk tidak sekadar menilai hasil, tetapi juga memahami proses dan latar belakang setiap anak. Kurikulum Berbasis Cinta menempatkan relasi sebagai inti pembelajaran. Relasi antara pendidik dan peserta didik, antara peserta didik dengan sesamanya, se...
Detik-detik hening di bulan suci,
Saat dunia berhenti sejenak dari hiruk,
Menghela napas panjang penuh makna,
Menyambut datangnya fajar penuh berkah.
Di ufuk timur, mentari perlahan menyingkap tirai,
Membawa harapan dalam sinar lembutnya,
Di balik sunyi, terdengar lirih doa,
Mengalir dari hati yang tulus dan berserah.
Ramadhan, kau hadir membawa cahaya,
Menerangi gelapnya jiwa yang lelah,
Membasuh dosa dalam tetes-tetes air mata,
Menata ulang langkah dalam pelukan sabar.
Detik-detik hening itu mengajarkanku,
Betapa kecilnya aku di hadapan Ilahi,
Betapa dalamnya cinta yang Kau titipkan,
Dalam setiap helaan nafas yang kuambil.
Waktu seakan melambat,
Saat tangan terangkat menggapai langit,
Memohon ampun, memohon ridha,
Memohon rahmat yang tak terhingga.
Bulan suci ini adalah pelipur lara,
Penyejuk hati yang terluka dan lelah,
Tempat kita bermunajat, bercerita,
Mengenang janji-janji yang terucap.
Detik-detik hening di bulan suci,
Adalah detik terindah yang terpatri,
Di sanubari yang rindu pada cinta-Nya,
Mengukir harapan, menjemput berkah.
Dan saat malam menjelang,
Dengan suara adzan yang merdu,
Terasa jiwa makin bersih,
Terasa hati semakin suci.
Ramadhan, terima kasih telah datang,
Menyapa dengan detik-detik hening penuh cinta,
Membimbing kami kembali pada-Nya,
Dalam pelukan rahmat dan ampunan abadi.
Komentar
Posting Komentar