Langsung ke konten utama

Ada Apa dengan "Cinta" / Enki D.N. S.Pd. M.Pd.

Cinta adalah energi paling dasar yang menggerakkan manusia untuk tumbuh, belajar, dan saling memahami. Dalam konteks pendidikan, cinta bukan sekadar perasaan lembut atau romantis, melainkan sikap sadar untuk memanusiakan manusia. Kurikulum Berbasis Cinta lahir dari kesadaran bahwa proses belajar tidak hanya berkaitan dengan transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, empati, dan tanggung jawab sosial. Cinta dalam pendidikan berarti menghadirkan ruang aman bagi setiap individu untuk berkembang sesuai potensi uniknya. Peserta didik yang belajar dalam suasana penuh cinta akan merasa dihargai, didengar, dan diterima. Dari perasaan inilah muncul keberanian untuk bertanya, mencoba, gagal, lalu bangkit kembali. Cinta mendorong pendidik untuk tidak sekadar menilai hasil, tetapi juga memahami proses dan latar belakang setiap anak. Kurikulum Berbasis Cinta menempatkan relasi sebagai inti pembelajaran. Relasi antara pendidik dan peserta didik, antara peserta didik dengan sesamanya, se...

Liburan Asyik, Badan Sehat, Hati Senang!/Dendie Bagus Windiar

Liburan Asyik, Badan Sehat, Hati Senang!

Hai, anak-anak semua! Lagi liburan, ya? Pasti menyenangkan? Liburan itu memang paling enak buat santai-santai. Tapi, tahu tidak? Liburan juga bisa jadi kesempatan kita buat tetap sehat dan makin pintar, lho! Bapak mau kasih tahu rahasianya, nih!

1. Jangan Mager, Ayo Bergerak!

Waktu liburan, kadang kita suka mager alias malas gerak. Padahal, gerak itu penting banget biar badan kita tetap kuat dan semangat!

  • Jalan-Jalan di Alam: Coba deh ajak keluarga jalan-jalan ke sawah, ke kebun, atau naik sepeda keliling kampung. Dijamin seru dan bikin badan segar! Udara segar itu baik buat paru-paru kita.
  • Main Permainan Seru: Ingat tidak permainan tradisional seperti petak umpet, gobak sodor, atau lompat tali? Nah, ajak teman-teman atau adik-kakak main itu lagi. Selain seru, ini juga bikin kita berkeringat dan otot-otot jadi kuat.
  • Olahraga Ringan di Rumah: Kalau cuaca tidak mendukung, tidak usah sedih. Banyak video di internet yang mengajarkan senam atau olahraga ringan yang bisa dilakukan di rumah. Ikuti saja gerakannya, minimal 30 menit setiap hari. Biar badan tidak kaku!

2. Isi Liburan dengan Hal Baru yang Bikin Kamu Keren!

Liburan itu bukan cuma rebahan. Kamu bisa pakai waktu ini buat belajar hal baru yang bikin kamu makin keren!

  • Coba Olahraga Baru: Pernah ingin coba main bulutangkis, panahan, atau tenis meja? Nah, ini saatnya! Kamu bisa ajak ayah atau kakak untuk melatihmu. Siapa tahu, nanti kamu jadi atlet hebat!
  • Baca Buku Keren: Liburan juga waktu yang pas buat baca buku. Bukan cuma buku pelajaran, tapi buku cerita seru, buku tentang olahraga, atau tentang petualangan. Membaca itu bikin otak kita makin pintar.
  • Belajar Keterampilan Lain: Kamu juga bisa belajar hal lain, seperti memasak makanan sehat, merakit sesuatu, atau bahkan membantu orang tua di rumah. Semua itu bisa jadi pengalaman yang berharga.

3. Makan Enak tapi Sehat, Tidur Jangan Kemalaman!

Ini penting banget, teman-teman! Liburan kadang bikin kita lupa makan makanan sehat dan sering begadang. Padahal, badan kita butuh gizi dan istirahat yang cukup.

  • Pilih Makanan yang Baik: Jangan terlalu banyak makan makanan instan atau jajanan manis, ya. Lebih baik makan buah-buahan, sayur, dan lauk pauk yang sehat. Kamu juga bisa bantu ibu masak makanan sehat di rumah.
  • Tidur yang Cukup: Pastikan kamu tidur yang cukup, minimal 7-9 jam setiap malam. Jangan terlalu sering begadang main HP atau nonton TV. Kalau tidur cukup, badan kita jadi lebih segar dan siap beraktivitas lagi besoknya.
Jadi, liburan itu bukan cuma istirahat, tapi juga kesempatan buat kita jadi lebih sehat, lebih pintar, dan lebih siap menghadapi kegiatan sekolah nanti. Yuk, kita manfaatkan liburan ini dengan sebaik-baiknya! Selamat berliburrrrr….

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan: Pondasi Pembentukan Karakter dan Kepribadian Bangsa

Pendidikan merupakan elemen penting dalam membentuk karakter dan kepribadian suatu bangsa. Tidak hanya sekadar proses transfer pengetahuan, pendidikan juga berfungsi sebagai dasar pembentukan nilai-nilai moral, etika, dan identitas yang akan menjadi panduan hidup masyarakat di masa depan. Di Indonesia, pendidikan memegang peranan strategis dalam membentuk karakter bangsa yang bermartabat, toleran, dan berkepribadian kuat, serta mampu bersaing dalam kancah global. Karakter bangsa yang kokoh berawal dari pendidikan yang berkualitas dan berbasis nilai-nilai luhur. Dalam konteks ini, pendidikan bukan hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan sikap, perilaku, dan kemampuan berinteraksi yang baik dalam masyarakat. Pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah-sekolah di Indonesia, baik di tingkat dasar, menengah, maupun tinggi, harus dapat menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, gotong-royong, dan cinta tanah air. Nilai-nilai ini akan me...

"Healing" Liburan, "Gass" PPG! / Enki Dani Nugroho, S.Pd. M.Pd.

Libur semester seringkali identik dengan waktu untuk santai, tidur lebih lama, jalan-jalan, atau sekadar rebahan tanpa merasa bersalah. Tapi bagi peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), liburan bukan berarti sepenuhnya berhenti dari perjuangan. Inilah momen "healing", tapi tetap gass alias tetap produktif dengan cara yang menyenangkan dan tidak menguras tenaga seperti biasanya. Healing bukan sekadar pelesiran ke tempat wisata, tetapi bagaimana mengistirahatkan pikiran dari tekanan, sekaligus tetap menjaga ritme semangat belajar. Jadi, meski liburan, peserta PPG bisa tetap menyusun rencana, membuka kembali catatan materi, atau mengulas portofolio secara santai. Caranya? Duduk di teras rumah, ditemani secangkir kopi dan suara alam, sambil baca modul atau nonton ulang rekaman perkuliahan. Serius tapi santai, gass tapi tetap healing!. Bagi sebagian peserta, healing justru datang saat bisa berkarya di tengah liburan. Membuat media ajar interaktif, mencoba AI dalam menyusun bahan pe...