Langsung ke konten utama

Mempererat tali silaturrahmi di hari raya idul fitri 1447 H

Hari raya idul fitri merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan, lebih dari sekadar perayaan kemenangan setelah menahan lapar dan dahaga.Idul fitri memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu sebagai waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturrahmi antar sesama.   Pada hari yang penuh kebahagiaan ini, umat Islam saling mengucapkan selamat idul fitri dan memohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah terjadi, baik disengaja maupun tidak disengaja. Tradisi saling memaafkan ini mencerminkan nilai-nilai keikhlasan, kerendahan hati, serta keinginan untuk memulai kembali hubungan yang lebih baik dengan hati yang bersih.   Silaturrahmi pada hari raya biasanya dilakukan dengan berbagai cara. Banyak orang yang pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga besar. Momen berkumpul ini menjadi kesempatan berharga untuk mempererat hubungan antara o...

Guru, Apa Perannya dalam Pembelajaran?
Oleh : Riski Fidiana, S.Pd., Gr.


Bagaimana masyarakat memandang pembelajaran yang dilakukan di sebuah lembaga pendidikan? Pembelajaran di sekolah kerapkali dipandang hanya sebagai sebuah proses untuk mentransfer dan menerima ilmu pengetahuan. Kendati demikian, pembelajaran di sekolah tidak hanya sebuah proses  untuk mentransfer ilmu (transfer of knowledge),  tetapi juga proses untuk mentransfer nilai (transfer of value). Ilmu pengetahuan yang ditransfer dalam proses pembelajaran mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti  ilmu mengenai alam, ilmu pengetahuan sosial, ilmu  agama, dan masih banyak disiplin ilmu lainnya. Guru di sebuah lembaga pendidikan memiliki dua peran yang harus berjalan berdampingan, yakni peran  sebagai pengajar dan peran sebagai pendidik.

Guru sebagai pengajar bertugas dan berdedikasi untuk mentransfer ilmu pengetahuan yang dimilikinya sesuai dengan bidang studi yang dikuasai. Sebagai contoh, guru Bahasa Indonesia menerangkan materi mengenai tata cara penulisan surat lamaran pekerjaan kepada para siswa. Guru tersebut harus memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni mengenai tata cara penulisan surat lamaran pekerjaan, mulai dari susunan kalimatnya, struktur suratnya, hingga bagaimana cara mengirimkan surat lamaran tersebut. Guru juga mendampingi siswa untuk mengembangkan bakat dan potensinya secara akademis. Singkatnya, sebagai pengajar guru harus mengajar mata pelajaran sesuai dengan bidang studi masing-masing

Selain berperan sebagai pengajar, guru juga berperan sebagai pendidik. Guru berperan dalam proses transfer of value, yaitu proses penanaman nilai-nilai moral, etika, karakter, dan budaya terhadap peserta didik. Guru dalam hal ini harus dapat menjadi teladan, fasilitator, dan motivator untuk para siswa. Sebagai contoh,  seorang guru harus senantiasa berpakaian yang bersih dan rapi, memakai seragam dan sepatu sesuai ketentuan, dan menggunakan atribut secara lengkap. Mengapa demikian? Setiap tindakan yang dilakukan guru di sekolah pada dasarnya menjadi center of point bagi para siswa. Kebanyakan dari siswa tidak akan mematuhi peraturan apabila gurunya saja tidak memberikan contoh yang baik. Siswa yang disiplin berawal dari guru yang disiplin pula.

Pembelajaran merupakan sebuah proses yang komplit. Oleh sebab itu, guru perlu hadir dan berperan dalam  membentuk karakter siswa, utamanya ketika di sekolah. Guru harus siap  dan sigap berkaitan dengan segala kemungkinan yang terjadi terhadap siswanya di sekolah. Misalnya, seorang siswa tertangkap merokok di lingkungan sekolah. Mustahil bagi guru untuk membiarkan hal tersebut terus dilakukan, oleh karenanya guru  harus  hadir dan memberikan bimbingan bahkan hukuman terhadap siswa yang bersalah. Sebagai agen perubahan, guru perlu terus belajar mengikuti perkembangan zaman dan teknologi agar menjadi pendidik dan pengajar yang ideal. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan: Pondasi Pembentukan Karakter dan Kepribadian Bangsa

Pendidikan merupakan elemen penting dalam membentuk karakter dan kepribadian suatu bangsa. Tidak hanya sekadar proses transfer pengetahuan, pendidikan juga berfungsi sebagai dasar pembentukan nilai-nilai moral, etika, dan identitas yang akan menjadi panduan hidup masyarakat di masa depan. Di Indonesia, pendidikan memegang peranan strategis dalam membentuk karakter bangsa yang bermartabat, toleran, dan berkepribadian kuat, serta mampu bersaing dalam kancah global. Karakter bangsa yang kokoh berawal dari pendidikan yang berkualitas dan berbasis nilai-nilai luhur. Dalam konteks ini, pendidikan bukan hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan sikap, perilaku, dan kemampuan berinteraksi yang baik dalam masyarakat. Pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah-sekolah di Indonesia, baik di tingkat dasar, menengah, maupun tinggi, harus dapat menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, gotong-royong, dan cinta tanah air. Nilai-nilai ini akan me...

"Healing" Liburan, "Gass" PPG! / Enki Dani Nugroho, S.Pd. M.Pd.

Libur semester seringkali identik dengan waktu untuk santai, tidur lebih lama, jalan-jalan, atau sekadar rebahan tanpa merasa bersalah. Tapi bagi peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), liburan bukan berarti sepenuhnya berhenti dari perjuangan. Inilah momen "healing", tapi tetap gass alias tetap produktif dengan cara yang menyenangkan dan tidak menguras tenaga seperti biasanya. Healing bukan sekadar pelesiran ke tempat wisata, tetapi bagaimana mengistirahatkan pikiran dari tekanan, sekaligus tetap menjaga ritme semangat belajar. Jadi, meski liburan, peserta PPG bisa tetap menyusun rencana, membuka kembali catatan materi, atau mengulas portofolio secara santai. Caranya? Duduk di teras rumah, ditemani secangkir kopi dan suara alam, sambil baca modul atau nonton ulang rekaman perkuliahan. Serius tapi santai, gass tapi tetap healing!. Bagi sebagian peserta, healing justru datang saat bisa berkarya di tengah liburan. Membuat media ajar interaktif, mencoba AI dalam menyusun bahan pe...