Langsung ke konten utama

Mempererat tali silaturrahmi di hari raya idul fitri 1447 H

Hari raya idul fitri merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan, lebih dari sekadar perayaan kemenangan setelah menahan lapar dan dahaga.Idul fitri memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu sebagai waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturrahmi antar sesama.   Pada hari yang penuh kebahagiaan ini, umat Islam saling mengucapkan selamat idul fitri dan memohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah terjadi, baik disengaja maupun tidak disengaja. Tradisi saling memaafkan ini mencerminkan nilai-nilai keikhlasan, kerendahan hati, serta keinginan untuk memulai kembali hubungan yang lebih baik dengan hati yang bersih.   Silaturrahmi pada hari raya biasanya dilakukan dengan berbagai cara. Banyak orang yang pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga besar. Momen berkumpul ini menjadi kesempatan berharga untuk mempererat hubungan antara o...

Madrasahku Rumah keduaku by/ Siti Fathimah



      Siswa adalah Individu yang menerima pelajaran serta mengembangkan pengetahuan keterampilan dan sikap di bawah bimbingan guru  yang ada di madrasah pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung dan siswa harus ada di madrasah pada saat kegiatan tambahan seperti kegiatan Ektrakurikuler, keagamaan

dan peringatan hari besar Islam.

        Madrasah adalah tempat kita menuntut ilmu dan belajar agar kita menjadi pribadi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia dan berkarakter, di Madrasah siswa belajar berbagai pelajaran dan ilmu agama , melalui Madrasah siswa di bimbing agar menjadi pribadi yang baik, selain itu Madrasah sebagai tempat menanamkan nilai- nilai keislaman dalam kehidupan sehari - hari 

dengan belajar di Madrasah di harapkan siswa menjadi generasi yang berilmu , beriman dan bermanfaat bagi Nusa dan  Bangsa serta masyarakat di mana kalian bertempat tinggal.

        

Cara Agar Siswa Lebih Senang di Madrasah

1. menggunakan suasana belajar yang sangat menyenangkan

seorang pendidik harus menggunakan metode belajar bervariasi dengan sebuah permainan yang interaktif, diskusi kelompok dan pembelajaran berbasis proyek, sesekali selipkan humor yang sifatnya ringan dan cerita inspiratif agar kegiatan KBM tidak membosankan, seorang guru harus bersikap  ramah dan peduli terhadap peserta didik, mempunyai sifat sabar, adil agar siswa merasa di hargai dan merasa di perhatikan.

 2.Madrasah harus menciptakan lingkungan yang nyaman dengan kelas yang bersih ,rapi dengan penuh warna sehingga siswa menjadi betah , di pojok kelas harus di buat pojok baca untuk siswa berliterasi atau area bermain secara edukatif, selain itu agar siswa senang di Madrasah,

3.budayakan kegiatan yang positif seperti kegiatan keagamaan , sholat dhuha, tadarus dan sedekah jumat juga melaksanakan kegiatan seperti lomba antar kelas, kerja bakti, pentas seni dan lain-lain lalu di beri penghargaan yang mendapatkan juara berupa sertifikat di panggil ke depan setelah melaksanakan upacara,bagi siswa yang berprestasi dan yang memenangkan lomba-lomba maka bangunlah rasa kekeluargaan antara seorang Guru dan siswa agar saling menghormati, bekerja sama dan ciptakan budaya saling tolong menolong dan menghargai perbedaan antar sesama.

  

Tindakan yang harus dimiliki siswa siswi supaya nyaman dalam lingkungan sekolah.

1.Menjalin dan saling menghormati,

membantu teman, dan tidak membeda-bedakan membuat suasana madrasah menjadi lebih hangat.

2.Menjaga kebersihan dan keindahan madrasah.

Lingkungan yang bersih, rapi, dan hijau membuat hati lebih nyaman belajar.

Mengadakan kegiatan yang menarik.

Seperti lomba keagamaan, kegiatan sosial, bazar, atau hari literasi supaya siswa punya pengalaman seru.

3.Meningkatkan ibadah bersama.

Dengan salat berjamaah, tadarus, dan dzikir bersama, hati menjadi tenang dan madrasah terasa penuh berkah.

Siswa siswi bisa senang di madrasah ketika suasana belajar terasa menyenangkan dan penuh kebersamaan. Di madrasah, guru mengajar dengan sabar dan cara yang menarik, sehingga membuat kita semangat untuk belajar. 


Teman-teman yang ramah dan saling menghormati juga membuat suasana menjadi hangat dan nyaman. 

Selain itu, lingkungan madrasah yang bersih dan tertib menjadikan hati tenang saat belajar. Kita juga bisa senang karena di madrasah, kita tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar agama dan akhlak yang baik. Dengan begitu, madrasah menjadi tempat yang menyenangkan untuk menuntut ilmu dan berbuat kebaikan setiap hari.


Siswa siswi bisa senang di madrasah ketika suasana belajar terasa menyenangkan dan penuh kebersamaan. Di madrasah, guru mengajar dengan sabar dan cara yang menarik, sehingga membuat kita semangat untuk belajar. Teman-teman yang ramah dan saling menghormati juga membuat suasana menjadi hangat dan nyaman. Selain itu, lingkungan madrasah yang bersih dan tertib menjadikan hati menjadi tenang saat belajar, siswa tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar ilmu agama dan akhlak dengan begitu madrasah menjadi tempat yang menyenangkan untuk menuntut ilmu dan berbuat kebaikan setiap hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan: Pondasi Pembentukan Karakter dan Kepribadian Bangsa

Pendidikan merupakan elemen penting dalam membentuk karakter dan kepribadian suatu bangsa. Tidak hanya sekadar proses transfer pengetahuan, pendidikan juga berfungsi sebagai dasar pembentukan nilai-nilai moral, etika, dan identitas yang akan menjadi panduan hidup masyarakat di masa depan. Di Indonesia, pendidikan memegang peranan strategis dalam membentuk karakter bangsa yang bermartabat, toleran, dan berkepribadian kuat, serta mampu bersaing dalam kancah global. Karakter bangsa yang kokoh berawal dari pendidikan yang berkualitas dan berbasis nilai-nilai luhur. Dalam konteks ini, pendidikan bukan hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan sikap, perilaku, dan kemampuan berinteraksi yang baik dalam masyarakat. Pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah-sekolah di Indonesia, baik di tingkat dasar, menengah, maupun tinggi, harus dapat menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, gotong-royong, dan cinta tanah air. Nilai-nilai ini akan me...

"Healing" Liburan, "Gass" PPG! / Enki Dani Nugroho, S.Pd. M.Pd.

Libur semester seringkali identik dengan waktu untuk santai, tidur lebih lama, jalan-jalan, atau sekadar rebahan tanpa merasa bersalah. Tapi bagi peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), liburan bukan berarti sepenuhnya berhenti dari perjuangan. Inilah momen "healing", tapi tetap gass alias tetap produktif dengan cara yang menyenangkan dan tidak menguras tenaga seperti biasanya. Healing bukan sekadar pelesiran ke tempat wisata, tetapi bagaimana mengistirahatkan pikiran dari tekanan, sekaligus tetap menjaga ritme semangat belajar. Jadi, meski liburan, peserta PPG bisa tetap menyusun rencana, membuka kembali catatan materi, atau mengulas portofolio secara santai. Caranya? Duduk di teras rumah, ditemani secangkir kopi dan suara alam, sambil baca modul atau nonton ulang rekaman perkuliahan. Serius tapi santai, gass tapi tetap healing!. Bagi sebagian peserta, healing justru datang saat bisa berkarya di tengah liburan. Membuat media ajar interaktif, mencoba AI dalam menyusun bahan pe...