Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 setelah melalui proses perjuangan panjang selama 350 tahun atau tiga setengah abad melawan penjajah bangsa Eropa dengan didorong oleh semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Setelah Bangsa Indonesia di proklamasikan rakyat Indonesia terus berjuang hingga kedaulatan Indonesia diakui secara sah di kancah dunia internasional dengan berbagai bentuk perjuangan baik secara diplomasi maupun dengan genjatan senjata.perlu kita ketahui meski kita sudah merdeka masih banyak daerah - daerah yang belum merdeka penuh dan statusnya masih miliknya penjajah.Rakyat Indonesia selama 5 tahun mempertahankan kemerdekaan Indonesia Bulan Agustus adalah bulan yang penuh bersejarah dan sangat bermakna bagi bangsa Indonesia, karena pada bulan inilah Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus. Bulan Agustus menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan...
*Berilmu Tanpa Adab:Tetap Bisa Pandai Kosong Makna Dan moral* Ali Imron S.Pd. Di era informasi yang serba cepat, orang berlomba menjadi paling pintar. Nilai 100, juara olimpiade, hafal ribuan rumus, gelar berderet di belakang nama. Semua dikejar. Tapi satu hal sering terlupakan: adab. Padahal, ilmu tanpa adab ibarat pedang tajam di tangan orang yang tidak tahu arah. Tajam, tapi bisa melukai diri sendiri dan orang lain. Imam Malik bin Anas pernah berkata, “Aku belajar adab selama 30 tahun, dan ilmu selama 20 tahun.” Kalimat itu bukan merendahkan ilmu. Justru mengingatkan bahwa adab adalah wadah. Ilmu yang banyak akan tumpah dan sia-sia jika wadahnya bocor. Wadah itu bernama adab: sopan santun, rendah hati, menghormati guru, menyayangi yang lebih muda, dan jujur dalam bertindak. Bayangkan seorang siswa MTsN yang hafal seluruh isi buku IPA, bisa menjelaskan teori gravitasi dengan lancar, tapi membentak temannya karena kalah debat. Ia pintar, tapi lisannya menyakiti. Atau se
**Berilmu Tanpa Adab: Tapi Kosong Makna* Di era informasi yang serba cepat, orang berlomba menjadi paling pintar. Nilai 100, juara olimpiade, hafal ribuan rumus, gelar berderet di belakang nama. Semua dikejar. Tapi satu hal sering terlupakan: adab. Padahal, ilmu tanpa adab ibarat pedang tajam di tangan orang yang tidak tahu arah. Tajam, tapi bisa melukai diri sendiri dan orang lain. Imam Malik bin Anas pernah berkata, “Aku belajar adab selama 30 tahun, dan ilmu selama 20 tahun.” Kalimat itu bukan merendahkan ilmu. Justru mengingatkan bahwa adab adalah wadah. Ilmu yang banyak akan tumpah dan sia-sia jika wadahnya bocor. Wadah itu bernama adab: sopan santun, rendah hati, menghormati guru, menyayangi yang lebih muda, dan jujur dalam bertindak. Bayangkan seorang siswa MTsN yang hafal seluruh isi buku IPA, bisa menjelaskan teori gravitasi dengan lancar, tapi membentak temannya karena kalah debat. Ia pintar, tapi lisannya menyakiti. Atau seorang ma...