Memasuki awal Januari, suasana baru terasa di lingkungan MTsN 7 Jember. Tidak hanya menandai dimulainya semester genap tahun pelajaran berjalan, bulan ini juga menjadi momentum penting dalam penerapan Kurikulum Cinta yang mulai bersemi di madrasah. Kurikulum ini hadir sebagai pendekatan pendidikan yang menekankan nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, toleransi, dan akhlak mulia dalam setiap aktivitas pembelajaran.
Kurikulum Cinta di MTsN 7 Jember tidak berdiri sebagai mata pelajaran tersendiri, melainkan terintegrasi dalam seluruh kegiatan madrasah. Sejak hari pertama masuk sekolah di awal Januari, para guru menyambut peserta didik dengan senyum, sapaan hangat, dan suasana yang menenangkan. Hal sederhana ini menjadi wujud nyata penanaman nilai cinta dan penghargaan terhadap sesama.
Dalam proses pembelajaran di kelas, para pendidik mengaitkan materi pelajaran dengan nilai empati, kerja sama, dan saling menghormati. Diskusi kelompok, proyek kolaboratif, serta pembiasaan saling membantu menjadi metode yang sering digunakan. Peserta didik diajak untuk tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap lingkungan sosial dan emosional di sekitarnya.
Selain kegiatan belajar mengajar, Kurikulum Cinta juga tercermin dalam budaya madrasah. Kegiatan rutin seperti doa bersama, tadarus Al-Qur'an, serta program Jumat Berkah menjadi sarana menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian. Pada awal Januari ini, madrasah juga mengadakan kegiatan refleksi bersama, di mana peserta didik diajak merenungkan tujuan belajar dan pentingnya menjaga sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.
Kepala MTsN 7 Jember menyampaikan bahwa Kurikulum Cinta diharapkan mampu menciptakan iklim pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Dengan suasana yang penuh kasih, peserta didik diharapkan dapat berkembang secara optimal, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun karakter.
Antusiasme peserta didik terlihat jelas dalam menyambut penerapan kurikulum ini. Mereka merasa lebih dihargai dan didengarkan, sehingga tumbuh semangat belajar yang lebih tinggi. Awal Januari pun menjadi titik awal tumbuhnya harapan baru, di mana pendidikan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses memanusiakan manusia.
Dengan berseminya Kurikulum Cinta di MTsN 7 Jember, madrasah ini menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan kasih sayang dalam setiap langkah kehidupan.
Komentar
Posting Komentar