Langsung ke konten utama

Barokah di Balik Makan Bergizi Gratis/Hasit Yasin

Barokah di Balik Makan Bergizi Gratis

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

وَلْيَخْشَ ٱلَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا۟ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَٰفًا خَافُوا۟ عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْيَقُولُوا۟ قَوْلًا سَدِيدًا

Artinya: Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan              

              dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap

              (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan 

               hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. Surat An-Nisa Ayat 9

Makan bergizi gratis merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan keluarga kurang mampu. Program ini bukan hanya sekadar memberikan makanan, tetapi juga membawa banyak keberkahan dalam kehidupan manusia. Dengan makanan yang sehat dan bergizi, tubuh menjadi kuat, pikiran menjadi cerdas, dan semangat belajar maupun bekerja semakin meningkat. Sabagaimana penyair Romawi bernama Decimus Lunius Juvenalis mengungangkapkan dalam bahasa latin “Mens sana in Corpore Sano” Jiwa yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat. Oleh karena itu, makan bergizi gratis memiliki nilai kemanusiaan sekaligus nilai ibadah yang sangat mulia.

Dalam ajaran Islam, memberi makan kepada orang lain termasuk amalan yang dicintai Allah SWT. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama. Ketika seseorang memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan, maka Allah akan melipatgandakan pahala dan keberkahannya. Makanan bergizi gratis dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa syukur, persaudaraan, dan kasih sayang antar manusia.sebagaimana Rosulullah bersabda:

والله في عون العبد ما كان العبد في عون اخيه  رواه مسلم عن ابي هريره

Atinta : Allah selalu menolong hambanya selama hamba itu mau menolong terhadap saudaranya( Riwayat Muslim dari Abu Hurairah )

Bagi anak-anak sekolah, program makan bergizi gratis sangat membantu meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar. Anak yang sehat akan lebih mudah memahami pelajaran dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita. Banyak anak yang sebelumnya sulit berkonsentrasi karena lapar atau kekurangan gizi, menjadi lebih aktif dan percaya diri setelah mendapatkan makanan bergizi. Dengan demikian, program ini ikut membantu menciptakan generasi yang cerdas dan kuat.

Selain itu, makan bergizi gratis juga mengajarkan pentingnya berbagi rezeki. Rezeki yang dimiliki manusia pada hakikatnya adalah titipan Allah SWT yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Ketika seseorang bersedekah melalui pemberian makanan, maka hartanya tidak akan berkurang, justru akan semakin diberkahi. Keberkahan itu dapat berupa kesehatan, ketenangan hidup, kemudahan rezeki, dan hubungan sosial yang harmonis.

Program makan bergizi gratis juga mampu mempererat hubungan antara masyarakat, sekolah, dan pemerintah. Semua pihak dapat bekerja sama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan peduli terhadap masa depan generasi muda. Semangat gotong royong seperti ini merupakan salah satu nilai luhur bangsa Indonesia yang harus terus dijaga.

Oleh sebab itu, kita harus mendukung dan mensyukuri adanya program makan bergizi gratis. Jangan memandangnya hanya sebagai bantuan biasa, tetapi sebagai bentuk kasih sayang dan keberkahan dari Allah SWT melalui tangan-tangan orang yang peduli. Semoga dengan adanya makan bergizi gratis, masyarakat semakin sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Dengan berbagi makanan bergizi, kita tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menebarkan kebaikan dan keberkahan bagi sesama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan: Pondasi Pembentukan Karakter dan Kepribadian Bangsa

Pendidikan merupakan elemen penting dalam membentuk karakter dan kepribadian suatu bangsa. Tidak hanya sekadar proses transfer pengetahuan, pendidikan juga berfungsi sebagai dasar pembentukan nilai-nilai moral, etika, dan identitas yang akan menjadi panduan hidup masyarakat di masa depan. Di Indonesia, pendidikan memegang peranan strategis dalam membentuk karakter bangsa yang bermartabat, toleran, dan berkepribadian kuat, serta mampu bersaing dalam kancah global. Karakter bangsa yang kokoh berawal dari pendidikan yang berkualitas dan berbasis nilai-nilai luhur. Dalam konteks ini, pendidikan bukan hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan sikap, perilaku, dan kemampuan berinteraksi yang baik dalam masyarakat. Pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah-sekolah di Indonesia, baik di tingkat dasar, menengah, maupun tinggi, harus dapat menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, gotong-royong, dan cinta tanah air. Nilai-nilai ini akan me...

"Healing" Liburan, "Gass" PPG! / Enki Dani Nugroho, S.Pd. M.Pd.

Libur semester seringkali identik dengan waktu untuk santai, tidur lebih lama, jalan-jalan, atau sekadar rebahan tanpa merasa bersalah. Tapi bagi peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), liburan bukan berarti sepenuhnya berhenti dari perjuangan. Inilah momen "healing", tapi tetap gass alias tetap produktif dengan cara yang menyenangkan dan tidak menguras tenaga seperti biasanya. Healing bukan sekadar pelesiran ke tempat wisata, tetapi bagaimana mengistirahatkan pikiran dari tekanan, sekaligus tetap menjaga ritme semangat belajar. Jadi, meski liburan, peserta PPG bisa tetap menyusun rencana, membuka kembali catatan materi, atau mengulas portofolio secara santai. Caranya? Duduk di teras rumah, ditemani secangkir kopi dan suara alam, sambil baca modul atau nonton ulang rekaman perkuliahan. Serius tapi santai, gass tapi tetap healing!. Bagi sebagian peserta, healing justru datang saat bisa berkarya di tengah liburan. Membuat media ajar interaktif, mencoba AI dalam menyusun bahan pe...