Langsung ke konten utama

MMMMMBG – Cerita Bahagia MBG / Alfi Filsafalasafi, S.Pd

image.jpeg

Ada suasana yang mulai berbeda di MTsN 7 Jember. Biasanya Begitu bel istirahat berbunyi, para siswa tidak langsung lari ke kantin. Tetapi sekarang mereka justru secara tertib mengambil MBG sambil ngobrol dan bercanda dengan teman-temannya. Wajah mereka kelihatan antusias banget sejak pagi karena sudah menunggu pembagian makan bergizi gratis dari program MBG.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh SPPG Offy Nusakarya ini memang bukan cuma soal makanan saja. Ada rasa senang yang benar-benar terlihat dari ekspresi anak-anak saat menerima nampan makan mereka. Suasananya ramai, hangat, dan penuh semangat. Bahkan beberapa siswa sudah penasaran sejak jam pelajaran terakhir sebelum istirahat, hari ini menunya apa. Bu menunya apa? Pak menunya apa?, begitulah tiap hari yang kami dengar.

Dan yang paling seru, hari ini ada menu favorit yang langsung jadi pembicaraan satu sekolah. Banyak siswa sampai bilang kalau menu kali ini paling enak dibanding hari-hari sebelumnya.

 

Spaghetti: Si Bintang yang Bikin Geger!

Kalau ditanya menu MBG yang paling saya sukai, pastinya aku menjawab Spaghetti Menu yang lengkap dan pastinya bergizi. Ada spaghetti sebagai sumber karbohidrat utama, tempe goreng crispy, perkedel dan olahan daging cincang berbumbu, ditambah sayuran segar berupa selada. Untuk buahnya, siswa mendapatkan anggur merah dan salak yang rasanya manis dan segar.

Perpaduan menu ini bukan cuma bikin kenyang, tapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak supaya tetap semangat belajar dan beraktivitas di sekolah.

image.jpeg

Momen Makan Jadi Ajang Kebersamaan

Yang bikin program ini makin istimewa bukan hanya menunya tapi cara anak-anak menikmatinya. Mereka duduk bersama di koridor sekolah, di bawah tempat parkir sepeda, di mana saja ada tempat. Tidak ada yang makan sendirian. Nampan-nampan disusun di tengah, dan obrolan hangat pun terjalindi antara suapan demi suapan.

Saya sempat mendokumentasikan momen-momen ini, dan sungguh ini bukan sekadar "makan siang". Ini adalah momen kebersamaan yang jarang kita temui di tengah kesibukan hari sekolah. Ada yang berbagi lauk, ada yang saling foto, ada yang tertawa lepas sambil mengacungkan dua jari ke kamera. Semua dilakukan dengan senyum yang sama: tulus dan bahagia.

 

image.jpeg

image.jpeg

Terima kasih kepada SPPG Offy Nusakarya yang telah memastikan setiap hari adalah hari yang bergizi untuk anak-anak MTsN 7 Jember. Dan untuk adik-adik siswa yang sudah mau saya foto dengan senyum paling cerahnya kalian yang membuat dokumentasi ini jadi istimewa!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan: Pondasi Pembentukan Karakter dan Kepribadian Bangsa

Pendidikan merupakan elemen penting dalam membentuk karakter dan kepribadian suatu bangsa. Tidak hanya sekadar proses transfer pengetahuan, pendidikan juga berfungsi sebagai dasar pembentukan nilai-nilai moral, etika, dan identitas yang akan menjadi panduan hidup masyarakat di masa depan. Di Indonesia, pendidikan memegang peranan strategis dalam membentuk karakter bangsa yang bermartabat, toleran, dan berkepribadian kuat, serta mampu bersaing dalam kancah global. Karakter bangsa yang kokoh berawal dari pendidikan yang berkualitas dan berbasis nilai-nilai luhur. Dalam konteks ini, pendidikan bukan hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan sikap, perilaku, dan kemampuan berinteraksi yang baik dalam masyarakat. Pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah-sekolah di Indonesia, baik di tingkat dasar, menengah, maupun tinggi, harus dapat menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, gotong-royong, dan cinta tanah air. Nilai-nilai ini akan me...

"Healing" Liburan, "Gass" PPG! / Enki Dani Nugroho, S.Pd. M.Pd.

Libur semester seringkali identik dengan waktu untuk santai, tidur lebih lama, jalan-jalan, atau sekadar rebahan tanpa merasa bersalah. Tapi bagi peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), liburan bukan berarti sepenuhnya berhenti dari perjuangan. Inilah momen "healing", tapi tetap gass alias tetap produktif dengan cara yang menyenangkan dan tidak menguras tenaga seperti biasanya. Healing bukan sekadar pelesiran ke tempat wisata, tetapi bagaimana mengistirahatkan pikiran dari tekanan, sekaligus tetap menjaga ritme semangat belajar. Jadi, meski liburan, peserta PPG bisa tetap menyusun rencana, membuka kembali catatan materi, atau mengulas portofolio secara santai. Caranya? Duduk di teras rumah, ditemani secangkir kopi dan suara alam, sambil baca modul atau nonton ulang rekaman perkuliahan. Serius tapi santai, gass tapi tetap healing!. Bagi sebagian peserta, healing justru datang saat bisa berkarya di tengah liburan. Membuat media ajar interaktif, mencoba AI dalam menyusun bahan pe...