Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Ada Apa dengan "Cinta" / Enki D.N. S.Pd. M.Pd.

Cinta adalah energi paling dasar yang menggerakkan manusia untuk tumbuh, belajar, dan saling memahami. Dalam konteks pendidikan, cinta bukan sekadar perasaan lembut atau romantis, melainkan sikap sadar untuk memanusiakan manusia. Kurikulum Berbasis Cinta lahir dari kesadaran bahwa proses belajar tidak hanya berkaitan dengan transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, empati, dan tanggung jawab sosial. Cinta dalam pendidikan berarti menghadirkan ruang aman bagi setiap individu untuk berkembang sesuai potensi uniknya. Peserta didik yang belajar dalam suasana penuh cinta akan merasa dihargai, didengar, dan diterima. Dari perasaan inilah muncul keberanian untuk bertanya, mencoba, gagal, lalu bangkit kembali. Cinta mendorong pendidik untuk tidak sekadar menilai hasil, tetapi juga memahami proses dan latar belakang setiap anak. Kurikulum Berbasis Cinta menempatkan relasi sebagai inti pembelajaran. Relasi antara pendidik dan peserta didik, antara peserta didik dengan sesamanya, se...

Ketika Game Menjadi Jalan Prestasi:MTSN 7 Jember Mewadahi Minat dan Bakat E-Sport / Alfi Filsafalasafi

Selama bertahun-tahun, game sering dipandang sebagai aktivitas yang kurang bermanfaat, bahkan dianggap mengganggu kegiatan belajar siswa. Stigma yang berkembang di masyarakat menyebut bahwa bermain game hanya membuang waktu, membuat anak malas belajar, dan tidak memiliki masa depan. Namun, pada era digital saat ini, pandangan tersebut tidak sepenuhnya relevan. Dunia game telah berkembang menjadi industri besar yang menawarkan peluang karier nyata bagi siapa pun yang serius menekuninya. Sebagai contoh, banyak pemain profesional (pro player), konten kreator game, hingga streamer sukses mampu menghasilkan pendapatan mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan. Dunia e-sport juga semakin mapan, didukung oleh turnamen regional hingga internasional dengan total hadiah yang fantastis, sponsor dari perusahaan besar, dan dukungan komunitas yang terus berkembang. Ini membuktikan bahwa game bukan sekadar hiburan, tetapi juga pintu menuju industri kreatif yang kompet...

Adiwiyata, Bukan Sekedar Label, tapi Suatu Proses. / Enki Dani N. S.Pd. M.Pd.

Program Adiwiyata sering kali dipahami sebatas sebagai penghargaan atau label bagi sekolah yang peduli lingkungan. Padahal, makna Adiwiyata jauh lebih dalam daripada sekadar predikat yang terpampang di papan nama sekolah. Adiwiyata sejatinya merupakan sebuah proses panjang yang bertujuan membentuk karakter peduli lingkungan pada seluruh warga sekolah secara berkelanjutan. Adiwiyata berasal dari dua kata, yaitu adi yang berarti besar, baik, atau ideal, dan wiyata yang berarti tempat memperoleh ilmu dan norma. Dengan demikian, Adiwiyata dimaknai sebagai tempat yang ideal untuk memperoleh ilmu pengetahuan serta membangun kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan hidup. Proses ini tidak bisa dicapai secara instan, melainkan melalui pembiasaan, partisipasi aktif, dan komitmen bersama. Dalam penerapannya, Adiwiyata menuntut keterlibatan seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, peserta didik, hingga tenaga kependidikan. Kebijakan sekolah harus mendukung perilaku ramah li...

Alam Terjaga, Masa Depan Bahagia/ Miftahur Rizal, S.Pd.

Alam Terjaga, Masa Depan Bahagia Alam adalah rumah besar bagi seluruh makhluk hidup. Dari udara yang kita hirup, air yang kita minum, hingga makanan yang kita konsumsi, semuanya berasal dari alam. Sayangnya, kesadaran manusia untuk menjaga lingkungan masih sering terabaikan. Padahal, alam yang terjaga adalah kunci utama terciptanya masa depan yang bahagia dan sejahtera bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Saat ini, kita sering menyaksikan berbagai kerusakan lingkungan di sekitar kita. Sampah berserakan, sungai yang tercemar, hutan yang gundul, dan udara yang semakin kotor menjadi pemandangan yang tidak asing. Semua itu sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia yang kurang peduli terhadap dampak perbuatannya. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin bencana alam seperti banjir, longsor, dan kekeringan akan semakin sering terjadi. Akibatnya, manusia sendiri yang akan merasakan kerugiannya. Menjaga alam sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan s...

RIKA INDARWATI/Goresan Tinta di Ujung Tahun: Desember yang Penuh Berkah dan Makna

Goresan Tinta di Ujung Tahun: Desember yang Penuh Berkah dan Makna Desember bukan sekadar angka ke-12 di kalender atau penanda berakhirnya sebuah siklus rotasi bumi. Bagi banyak orang, Desember adalah sebuah pemberhentian sejenak —sebuah ruang tunggu yang hangat sebelum kita melompat ke gerbang waktu yang baru. Di ujung tahun ini, mari kita biarkan jemari menuliskan refleksi di atas kertas kehidupan, merangkum segala rasa yang sempat singgah. Jika kita melihat kembali ke belakang, tahun ini mungkin terasa seperti roller coaster . Ada tawa yang pecah di sela-sela keberhasilan, namun tak jarang ada tetesan air mata yang jatuh dalam heningnya kegagalan. Namun, bukankah setiap goresan luka itu yang mendewasakan? Desember membawa pesan bahwa keberkahan tidak selalu hadir dalam bentuk kemenangan . Terkadang, keberkahan ada pada kesehatan yang masih terjaga, keluarga yang tetap mendukung, serta napas yang masih memungkinkan kita untuk kembali mencoba besok pagi. Se...

Belajar Tanpa Takut: Ketika Madrasah Menjadi Rumah Kedua / Dendie Bagus Windiar

Madrasah bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang tumbuh bagi jiwa, akhlak, dan karakter peserta didik. Bagi seorang anak, madrasah idealnya menjadi rumah kedua —tempat yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Di sanalah anak belajar tanpa rasa takut, berani bertanya, berani mencoba, dan berani menjadi dirinya sendiri. Belajar tanpa takut berarti proses pendidikan berlangsung tanpa kekerasan, baik secara fisik maupun verbal. Tidak ada ejekan, bentakan, atau perlakuan yang merendahkan martabat anak. Sebaliknya, madrasah ramah anak menghadirkan suasana yang menenangkan, dialogis, dan menghargai perbedaan. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang mendampingi, mendengarkan, dan memberi teladan. Nilai-nilai P5RA (Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil 'Alamin) sangat relevan dalam mewujudkan madrasah ramah anak. Nilai beriman, bertakwa kepada Allah SWT, dan berakhlak mulia tercermin dari sikap saling menghormati anta...

Enki Dani Nugroho, S.Pd. M.Pd. / Warna-warni Coretan Desemberku.

Desember selalu hadir dengan nuansa yang berbeda. Bukan sekadar penutup kalender tahunan, tetapi menjadi ruang perenungan atas perjalanan panjang yang telah dilalui. Bagi saya, seorang guru madrasah, Desember adalah waktu untuk menoleh ke belakang, menata hati, dan mensyukuri setiap langkah yang Allah titipkan dalam tugas mendidik generasi penerus bangsa. Setiap hari di madrasah adalah kisah. Dari sapaan hangat siswa di pagi hari, suara gaduh yang penuh semangat di kelas, hingga raut wajah lelah namun bahagia saat bel pulang berbunyi. Semua menjadi goresan tinta yang tak terlihat, tetapi tertulis rapi dalam ingatan dan hati. Mengajar di madrasah bukan hanya tentang menyampaikan materi pelajaran, melainkan tentang menanamkan nilai, akhlak, dan karakter Islami yang kelak menjadi bekal hidup mereka. Di bulan Desember, saya belajar bahwa keberkahan sering datang dalam bentuk sederhana. Senyum siswa yang mulai memahami pelajaran, perubahan sikap anak yang dulu sulit diatur menjadi lebih san...

Goresan Tinta di Akhir Tahun: Belajar dari Luka, Tumbuh dalam Doa / Dendie Bagus W

Akhir tahun sering kali datang tanpa kita sadari. Kalender hampir habis, lembar demi lembar telah kita lewati. Desember menjadi waktu yang tepat untuk berhenti sejenak, menoleh ke belakang, dan merenungi perjalanan yang telah kita jalani. Bagi siswa madrasah tsanawiyah, satu tahun bukan hanya tentang nilai rapor, tetapi juga tentang proses belajar, perjuangan, dan pertumbuhan diri. Dalam perjalanan itu, tidak semua hari terasa mudah. Ada tugas yang terasa berat, nilai yang tidak sesuai harapan, teguran guru yang membuat hati tidak nyaman, bahkan rasa malas yang diam-diam menghambat langkah. Semua itu bisa menjadi "luka kecil" dalam proses belajar. Namun, luka bukan untuk disesali, melainkan untuk dipelajari. Dari kegagalan, kita belajar tentang usaha. Dari kesalahan, kita belajar tentang tanggung jawab. Dan dari rasa lelah, kita belajar arti kesungguhan. Madrasah mengajarkan bahwa belajar bukan sekadar mengisi kepala dengan ilmu, tetapi juga menata hati dengan akhlak. Ket...

Sosok Guruku Yang Menginapirasi / Sarah fitriani 8A

Guruku adalah sosok yang sangat menginspirasi dalam kehidupanku. Beliau tidak hanya berperan sebagai pengajar di kelas, tetapi juga sebagai pembimbing yang selalu memberi arahan dan motivasi. Setiap hari, guruku datang ke sekolah dengan semangat yang sama, meskipun lelah pasti pernah dirasakan. Dari sikap itulah aku belajar arti ketulusan dan tanggung jawab. Cara guruku mengajar sangat menyenangkan dan mudah dipahami. Beliau selalu menjelaskan materi dengan sabar serta tidak pernah meremehkan murid yang belum mengerti. Jika ada yang kesulitan, guruku akan membantu hingga paham. Hal ini membuat suasana belajar menjadi nyaman dan mendorong kami untuk lebih percaya diri bertanya maupun berpendapat. Selain itu, guruku juga sering memberikan nasihat yang bermakna. Beliau mengajarkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses dan usaha yang sungguh-sungguh. Ketika kami merasa malas atau hampir menyerah, guruku selalu memberi semangat agar tetap berjuang meraih ci...
🏆 Goresan Emas di Penghujung Tahun: Prestasi Gemilang MTsN 7 Jember |Muhammad Pandu Syarifuddin[Ka_pan] ​ Desember datang bukan hanya membawa hawa sejuk dan akhir tahun, melainkan juga membawa kabar gembira yang berlimpah dari kancah kompetisi. Bagi keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Jember, yang berada di Kecamatan Umbulsari, penutup tahun ini diukir dengan tinta emas, menegaskan bahwa semangat juang dan dedikasi telah berbuah manis dalam bentuk prestasi gemilang di berbagai bidang. Ujung tahun 2025 menjadi saksi bisu betapa MTsN 7 Jember tidak hanya unggul dalam aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga perkasa di lapangan olahraga. Puncak kebanggaan tersebut terekam jelas dalam rangkaian peringatan Hari Guru Nasional di mana MTsN 7 Jember mendominasi podium dan menunjukkan kualitasnya yang merata, dari siswa hingga dewan guru. Di kategori pelajar, para siswa MTsN 7 Jember membuktikan diri sebagai atlet-atlet muda yang tangguh. Keberhasilan mereka meraih Juara II Liga Pelaj...

BERKAH DAN MAKNA DI PENGHUJUNG TAHUN / IIN INDRAWATI, S.Pd. Penghujung tahun kembali hadir dan menyapa sebagai bulan yang sarat dengan renungan. Sebagai seorang Pendidik, goresan tinta menjadi saksi perjalanan panjang yang telah dilalui bersama para peserta didik. Bulan Desember menjadi penutup kalender, merupakan ruang refleksi atas ikhtiar, doa, dan pembelajaran yang tumbuh dari hari ke hari. Selama dua belas bulan berjalan, kelas menjadi ladang amal dan pembentukan karakter. Di sanalah ilmu ditanamkan, akhlak dibiasakan, dan nilai-nilai keislaman dihidupkan. Tidak selalu mudah, sebab setiap peserta didik hadir dengan latar belakang, kemampuan, dan tantangan yang berbeda. Namun justru dari perbedaan itulah makna pengabdian sebagai guru semakin terasa. Setiap senyum yang kembali merekah, setiap pemahaman yang perlahan tumbuh, adalah berkah yang tidak ternilai. Desember mengajarkan arti syukur. Syukur atas kesempatan mendidik generasi muda yang kelak akan menjadi penerus umat dan...

GURU PJOK JUGA MENGINSIPIRASI DAN MENGINOVASI

Guru PJOK bukan sekadar pengajar gerak dan olahraga, tetapi pendidik yang membentuk karakter melalui aktivitas jasmani. Dengan kreativitas dan inovasi, guru PJOK menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, variatif, dan bermakna bagi peserta didik. Melalui metode pembelajaran yang inovatif, seperti permainan edukatif, modifikasi alat sederhana, hingga pemanfaatan teknologi, guru PJOK mampu menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dan kemampuan siswa. Hal ini membuat siswa lebih antusias, aktif, dan percaya diri dalam mengikuti setiap kegiatan. Lebih dari itu, guru PJOK menjadi inspirasi dalam menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, disiplin, dan gaya hidup sehat. Sikap keteladanan yang ditunjukkan guru, baik di dalam maupun di luar lapangan, memotivasi siswa untuk terus berusaha, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah. Dengan semangat inovasi dan dedikasi, guru PJOK berperan penting dalam mencetak generasi yang sehat jasmani, kuat mental, dan berkarakter. Inovasi yang dilakukan ...

Bulan Desember yang penuh evaluasi dan inovasi /by Siti Fathimah

Bulan Desember adalah bulan penutup tahun yang penuh refleksi dan harapan baru.  Desember selalu datang sebagai penanda bahwa satu tahun perjalanan sudah tiba .sekanjutnya  kita diajak sejenak menoleh ke belakang, melihat apa yang telah kita lakukan sepanjang tahun. Evaluasi bukan sekadar mencari kesalahan, tetapi memahami proses agar kita bisa tumbuh menjadi lebih baik.Bulan Desember selalu menjadi moment yang tepat untuk berhenti sejenak dan melihat kembali perjalanan sepanjang tahun. Di tengah kesibukan, Desember menghadirkan kesempatan untuk melakukan evaluasi diri, baik dalam hal pekerjaan, belajar, maupun kehidupan sehari-hari. Evaluasi di bulan ini bukan sekedar melihat apa yang belum tercapai, tetapi juga mensyukuri setiap langkah kecil yang telah membawa perubahan. Apa yang sudah kita lakukan? Apa yang masih perlu diperbaiki? Apa saja keberhasilan dan pelajaran yang bisa dibawa ke tahun berikutnya.          Dengan melakukan evaluasi, kita belajar memahami kekuatan dan kelemaha...

Goresan Tinta di Ujung Tahun / Izza Nur Laila, S.Ag.

Desember selalu hadir sebagai penutup tahun yang penuh renungan. Bagi seorang guru, khususnya guru mata pelajaran Al-Qur'an Hadits, bulan ini bukan sekadar pergantian waktu, tetapi momentum kembali menata hati, menilai amal, dan menyusun langkah menuju tahun berikutnya. Dalam perjalanan panjang selama satu tahun pembelajaran, banyak cerita, perjuangan, dan hikmah yang patut diabadikan menjadi goresan tinta penuh pelajaran. Dalam perspektif ajaran Islam, setiap pergantian waktu sesungguhnya merupakan tanda kebesaran Allah. Allah berfirman dalam QS. Yunus ayat 6, "Sesungguhnya pada pergantian malam dan siang, dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan bumi, terdapat tanda-tanda bagi kaum yang bertakwa." Ayat ini mengingatkan bahwa hadirnya bulan Desember sebagai akhir tahun adalah kesempatan bagi pendidik dan peserta didik untuk merenungi perjalanan hidup. Apa yang sudah dilakukan? Apa yang masih tertunda? Dan apa yang harus diperbaiki? Sebagai guru Al-Qur'an...

MENYAMBUT BERKAH DIBULAN DESEMBER/HASIT YASIN

  Bulan desember adalah bulan yang terakhir dari 12 bulan yang ada dikalender, setiap hari manusia tidak terasa kalau dirinya melangkahkan kaki kehidupannya menuju disatu titik yang selalu berjalan secara estapet/berulang ulang sehingga perjalanan hidupnya selalu mengumpulkan bilangan hari yang kemudian mengumpul menjadi satu bulan dan tahun. Desember selalu hadir dengan nuansa yang berbeda. Ia datang sebagai penutup tahun, namun membawa kehangatan yang tak pernah gagal menyentuh hati. Dalam hembusan angin yang mulai menyejuk, kita seakan diingatkan bahwa perjalanan panjang selama sebelas bulan terakhir telah mengantarkan kita pada satu titik penting: merenung, bersyukur, dan mempersiapkan diri menyambut lembaran baru. Desember bukan sekadar bulan ke-dua belas, tetapi bulan yang penuh berkah, barokah, serta kesempatan—untuk memperbaiki diri, mempererat kebersamaan, dan memantapkan harapan.   Di dalam Desember, kita sering menemukan momen-momen yang membawa ...

Desember: Penghujung Tahun yang Penuh Berkah (By Nala Arwi)

Desember selalu hadir sebagai bulan yang sarat makna. Ia bukan sekadar penutup tahun, tetapi juga ruang untuk merenung, bersyukur, dan menata kembali langkah yang telah ditempuh. Tahun 2025 menjadi perjalanan yang luar biasa penuh dinamika, tantangan, sekaligus keberkahan yang patut dirayakan. Salah satu anugerah terbesar di awal tahun 2025 adalah ketika saya terpilih menjadi mahasiswa PPG dan dikukuhkan secara resmi oleh Rektor UIN Ar Raniry Banda Aceh melalui  zoom meeting . Momen itu menjadi batu loncatan penting dalam perjalanan profesional saya sebagai seorang pendidik. Dengan rasa haru dan bangga, saya menyadari bahwa amanah baru itu bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus berkembang. Sepanjang tahun ini, berbagai pengalaman hadir silih berganti ada yang menguatkan, ada yang menguji keteguhan hati. Namun, setiap langkah yang terlalui membentuk pribadi yang lebih matang. Saya belajar lebih banyak tentang kesabaran, komitmen, dan arti sesungguhnya menja...

Desember: Penghujung Tahun yang Penuh Berkah

Desember: Penghujung Tahun yang Penuh Berkah   Desember selalu hadir sebagai bulan yang sarat makna. Ia bukan sekadar penutup tahun, tetapi juga ruang untuk merenung, bersyukur, dan menata kembali langkah yang telah ditempuh. Tahun 2025 menjadi perjalanan yang luar biasa penuh dinamika, tantangan, sekaligus keberkahan yang patut dirayakan. Salah satu anugerah terbesar di awal tahun 2025 adalah ketika saya terpilih menjadi mahasiswa PPG dan dikukuhkan secara resmi oleh Rektor UIN Ar Raniry Banda Aceh melalui zoom meeting . Momen itu menjadi batu loncatan penting dalam perjalanan profesional saya sebagai seorang pendidik. Dengan rasa haru dan bangga, saya menyadari bahwa amanah baru itu bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus berkembang. Sepanjang tahun ini, berbagai pengalaman hadir silih berganti ada yang menguatkan, ada yang menguji keteguhan hati. Namun, setiap langkah yang terlalui membentuk pribadi yang lebih matang. Saya belajar lebih bany...

Desember dan Langkah yang Diberkahi/ Nike Kusumawardani< S. Pd

Desember tahun ini terasa berbeda bagi seorang ibu yang tidak pernah lelah berjuang untuk keluarga meskipun tempat mengajar jauh dari tempat tinggal (Tegal besar ke Umbulsari) kira kira berjarak PP 74 Km—bulan yang penuh cerita, penuh kejutan, dan penuh pelajaran berharga. Pada tanggal 29 November hari Senin, tepat di sekitar peringatan Hari Korpri, sebuah peristiwa yang tak terduga terjadi. Langkah yang biasanya mantap mendadak goyah. Tubuhnya terjatuh, menyentuh aspal yang dingin dengan tubuh tersungkur dan motor Scoopi yang terpelanting, membuatnya terdiam beberapa saat sambil mengatur napas. Dalam hal ini aku sebagai korban dari orang yang didepanku kecelakaan. Saat itu ia hanya bisa bergumam lirih, "Ya Allah…," sambil menahan perih yang menjalar di kakiku dan rasa linu ditubuhku. Namun, justru dari rasa sakit itulah ia menemukan hikmah yang luar biasa. Ia menyadari bahwa kehidupan memang tidak selalu berjalan mulus. Ada hari ketika kita harus tertatih, ...

Refleksi Tahun Penuh Berkah 2025_So’im

Memasuki bulan Desember, bulan terakhir dalam tahun 2025, bulan yang dipandang sebagai penutup dari sebuah perjalanan yang epik dan penuh cerita. Bukan hanya sekadar penanda waktu, Desember 2025 adalah bulan yang manis dan sarat akan makna, serta  yang terpenting sarat akan keberkahan. Ada sedikit waktu yang bagus untuk sejenak berhenti, merenung, dan mensyukuri seluruh perjalanan yang telah dilalui sebelum melangkah ke tahun yang baru, yaitu Desember. Sepanjang tahun 2025 ini, tersurat perjalanan yang luar biasa. Januari hingga Desember disibukkan dengan berbagai rencana, bebagai target, dan bermacam-macam tantangan. Maka akhir tahun ini hendaklah sisakan sedikit jeda yang diperlukan untuk melakukan refleksi. bukan hanya tentang menghitung pencapaian keberhasilan atau kegagalan, tetapi memahami isi dan prosesnya. Refleksi Tahun ini: Mensyukuri esensi perjalanan: Lihat kembali rintangan-rintangan yang menghadang, berupa rasa sakit, cemas, dan kekurangan keuangan...

Desember: Bulan yang Mengajarkan Kita tentang Pulang dan Melepas / Moh. Fatkur Rohman Sholeh, S.S.

Desember selalu datang dengan cara yang lembut. Tidak pernah tergesa-gesa, namun selalu terasa lebih hangat meski angin sering membawa dingin. Ada sesuatu dalam Desember yang membuat kita berhenti sejenak, menoleh ke belakang, lalu menatap ke depan dengan hati yang lebih tenang. Mungkin karena Desember adalah penutup, garis akhir dari perjalanan panjang dua belas bulan yang penuh cerita. Di bulan ini, waktu seolah melambat. Langit sore terlihat lebih pucat, angin lebih pelan, dan hati lebih mudah tersentuh. Banyak orang bilang Desember adalah bulan pulang—pulang ke rumah, pulang ke keluarga, pulang kepada diri sendiri. Ada rindu yang tiba-tiba muncul begitu saja, ada ingatan yang kembali hidup tanpa diminta. Desember adalah ruang sunyi yang mengajak kita untuk merenung. Tentang langkah-langkah yang sudah ditempuh, tentang mimpi yang sempat kita usahakan, tentang luka yang mungkin belum sepenuhnya sembuh. Di bulan ini, kita belajar menerima bahwa tidak semua yang kita inginkan berha...

Kanvas Akhir Tahun: Syair Desember Penutup Tirai / Ahmad Taqiyyudin, S.Pd.

Desember tiba, bukan sekadar tanggal yang beranjak senja, namun sebuah kanvas agung tempat kita melukis jejak syukur di batas cakrawala. Udara dingin yang membelai bukan sekadar hembusan angin, melainkan bisikan lembut agar kita berhenti sejenak dan menghitung bintang yang telah menuntun sepanjang tahun. Inilah bulan di mana setiap hela napas terasa seperti berkah yang terukir emas , mengingatkan bahwa hidup adalah rangkaian anugerah—dari tawa yang membekas hingga air mata yang mendewasakan. Desember, engkau adalah jeda indah sebelum lonceng pergantian berdentang, sebuah ruang sunyi untuk menampung seluruh makna yang telah diberikan. Pantun Refleksi: Pucuk pinus berbalut embun pagi, Burung tekukur hinggap di dahan, Hitunglah syukur sebelum pergi, Agar hati damai tanpa beban. Makna hidup, ia terbit saat kita berani merunduk di hadapan diri sendiri. Desember adalah musim untuk memungut serpihan pelajaran yang jatuh berserakan, merangkainya menjadi kalung hikmah yang be...

Bulan Desember Penuh Harapan dan Impian / Sujarwati, S.Pd.

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita kesempatan untuk mencapai ujung tahun dengan penuh keberkahan dan nikmat luar biasa. Perjalanan yang tak mudah hingga menuju bulan Desember. Kita telah melalui berbagai tantangan dan kesulitan, namun kita tetap kuat dan bertahan. Setiap langkah dan perjuangan telah membawa kita ke titik ini, dan kita patut bersyukur atas segala sesuatu yang telah kita alami. Bulan Desember adalah bulan yang penuh dengan harapan dan impian. Kita telah melalui setahun yang penuh dengan suka dan duka, dan sekarang kita siap untuk menyambut tahun baru dengan hati yang baru dan semangat yang baru. Kita telah belajar banyak dari kesalahan dan kesulitan, dan kita siap untuk menerapkan pelajaran itu dalam kehidupan kita. Banyak hal yang telah terjadi hingga ujung tahun dan akhir bulan. Kita telah melalui berbagai pengalaman, suka dan duka, keberhasilan dan kegagalan. Namun, semua itu telah membawa kita ke titik ini, dan kita patut bersyukur...

Mesin Waktu Dipenghujung Tahun : Desember / Andriana Nafelian

"Mesin Waktu di Penghujung Tahun : Desember" Oleh : Andriana Nafelian Desember selalu datang dengan cara yang berbeda. Ada kehangatan dibalik celah jendela di awal bulan 1 Desember. Kehangatan itu perlahan berubah menjadi tenang, nyaman, dan kesegaran. Ada pula refleksi dari perjalanan kecil sepanjang tahun, dan ada ruang kecil dalam hati yang mulai terisi dengan berjuta - juta harapan baru. Yahh inilah hari dan dibulan penghujung tahun  2025, yaitu Desember. Banyak yang menyebut desember ini bulan ceria, orang jawa juga menyebut Desember "Gede - gede sumber", kalau fenomena alam desember ini musimnya hujan. Bulan Desember memiliki elemen udara yang terasa lebih lembap, curah hujan meningkat, dan berbagai aktivitas masyarakat mulai berfokus pada penutupan agenda tahunan. Menjelang akhir tahun 2025, kita senantiasa diajak untuk berhenti sejenak dengan menengok kembali langkah yang sudah kita tempuh, sekaligus menata niat untuk melangkah lebih mantap ditahun yang akan...

Ketika Desember Mengajarkan Kita Tentang Syukur/ Miftahur Rizal, S.Pd.

Desember selalu punya cara sendiri untuk membuat kita berhenti sejenak dan melihat kembali perjalanan yang sudah kita lalui sepanjang tahun. Di tengah kesibukan menutup berbagai urusan, bulan ini seperti memberi jeda kecil agar kita bisa mengingat, merasakan, dan mensyukuri hal-hal yang mungkin selama ini kita lewatkan begitu saja. Tanpa disadari, Desember mengajak kita untuk lebih banyak bersyukur, bukan hanya atas hal besar, tetapi juga hal-hal sederhana yang mengisi hidup kita. Di bulan ini, suasana biasanya terasa lebih tenang. Hujan turun lebih sering, udara jadi lebih sejuk, dan hari-hari berjalan dengan irama yang tidak terlalu terburu-buru. Saat itulah kita mulai menyadari bahwa ketenangan seperti ini adalah berkah. Kita bisa duduk, menikmati secangkir minuman hangat, berbincang ringan dengan keluarga, atau sekadar mengambil waktu untuk diri sendiri. Semua itu sederhana, tetapi sangat berarti. Desember juga sering membuat kita melihat kembali apa saja yang ...